TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita
Pilkada Kota Malang 2018

Pasangan SAE Perkenalkan Diri dengan Sentuhan Personal

21/04/2018 - 13:47 | Views: 6.61k
Calon Wali Kota Malang nomor urut 3, Sutiaji saat menghadiri pesta pernikahan warga Sukun.(FOTO: Istimewa)

TIMESNUNUKAN, MALANG – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji dan Sofyan Edi (SAE), menekankan sentuhan personal untuk mengenalkan diri ke warga Kota Malang.

Sabtu (21/4/2018) hari ini, misalnya, Sutiaji memenuhi undangan resepsi pernikahan salah seorang warga di Ngaglik, Sukun, yang mendapat sambutan hangat dari tuan rumah karena tak menyangka perhelatannya mendapat kunjungan calon Wali Kota Malang.

Sentuhan personal seperti yang dilakukan Sutiaji dan Edi dasarnya adalah naluriah, bukan masuk dalam kategori program kampanye.

Kegiatan privat seperti ini lebih didasari pada alasan personal, bahwa menyambung silaturahmi itu adalah perintah Allah SWT melalui Al Quran.

Pemimpin yang baik itu peduli dengan yang dipimpinnya. Teladannya lain tidak adalah Muhammad Rasulullah saw yang tidak saja sangat menyayangi dan peduli dengan para sahabatnya, bahkan kepada orang yang memusuhinya sekalipun. Akhlak inilah yang kiranya dijadikan panduan oleh paslon SAE Sutiaji – Edi.

“Kalau tidak masa kampanye seperti ini kapan lagi bisa menyapa warga dan bertamu, berbincang sambil minum kopi atau teh bersama tuan rumah?”, ujar Sutiaji.

Pasangan SAE memang terus menjaga kekompakan dalam berbagi tugas mengisi kampanye Pilkada 2018 dengan blusukan kampung.

Keduanya berpencar dengan misi sama yaitu menyosialiasikan tahapan Pilkada 2018, mengajak warga untuk menggunakan hak pilihnya pada tanggal 27 Juni 2018, memasyarakatkan Tri Prasetya serta melakukan peninjauan lingkungan dan infrastruktur baik di lingkungan RT/TW, pasar, maupun di bantaran kali dan ruang terbuka publik lainnya.

Menariknya, kedua figur paslon nomor 3 ini juga gemar mengunjungi warga yang sakit, baik di rumah maupun di rumah sakit, termasuk bersilaturahmi dengan tokoh-tokoh masyarakat yang selama ini kurang dipedulikan pemerintah. (*)

Jurnalis : Imadudin Muhammad
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher :
Copyright © 2018 TIMES Nunukan
Top

search Search