Kesehatan
Agar Terhindar dari Diare, Lakukan Hal Ini
12-02-2018 - 03:34 | Views: 793
ILUSTRASI. Sakit perut karena diare. (FOTO: livestrong.com)
ILUSTRASI. Sakit perut karena diare. (FOTO: livestrong.com)

NUNUKANTIMES, JAKARTA – Musim hujan membawa berbagai dampak untuk kesehatan, seperti flu, demam, dan diare. Pada kasus diare saat musim hujan, kondisi ini terjadi akibat infeksi virus, bakteri, maupun parasit akibat kebersihan lingkungan yang tidak dijaga.

Menurut dr. Sara Elise Wijono, angka kejadian diare meningkat hingga 30 persen di awal musim hujan. Ini karena air hujan dapat ‘menyapu’ materi feses dan kotoran yang tertumpuk di tanah selama musim kering, sehingga membuat sumber air atau sesuatu yang berada di sekitarnya terkontaminasi.

Diare biasanya hanya berlangsung selama beberapa hari. Namun pada sebagian kasus, penyakit ini bisa bertahan hingga berminggu-minggu. Jika sudah seperti ini, penderita dapat mengalami dehidrasi, yang jika tidak segera ditangani bisa berujung pada kematian.

Musim hujan memang tidak bisa dihindari, namun bukan berarti sederet penyakit berbahaya yang menyertai tidak bisa dicegah. Dalam hal pencegahan diare saat musim hujan, berikut beberapa tindakan yang bisa Anda lakukan, dilansir dari Klik Dokter.

1. Cuci Tangan secara Berkala
Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyebutkan bahwa mencuci tangan merupakan cara terbaik untuk mencegah diare saat musim hujan. Yang dimaksud di sini adalah mencuci tangan dengan sabun, menggunakan air bersih yang mengalir, setidaknya selama dua puluh detik.

Anda dianjurkan untuk mencuci tangan sebelum makan, setelah menggunakan toilet, sebelum memegang mata, hidung atau mulut, termasuk setelah selesai melakukan suatu aktivitas.

2. Selalu Konsumsi Air Matang yang Bersih
Virus, bakteri, atau parasit penyebab diare saat musim hujan bisa bersembunyi di sumber air sekitar lingkungan Anda. Jadi, bila Anda sembarang konsumsi air putih tanpa memperhatikan kebersihan dan tingkat kematangan air tersebut, bukan tidak mungkin Anda akan terserang diare kemudian.

Air baru dapat dikonsumsi dengan aman setelah dimasak pada suhu 100°C, atau hingga benar-benar mendidih secara merata.

3. Jangan Makan Sayur atau Buah yang Belum Dicuci
Musim hujan tidak serta-merta membuat tumbuhan menjadi makin subur, tapi juga menyebabkan virus, bakteri, atau parasit semakin mudah hinggap di sayur atau buah-buahan favorit Anda. Maka dari itu, agar Anda tidak terserang diare, pastikan sayur dan buah-buahan yang hendak Anda konsumsi sudah dicuci dengan air bersih dan sabun khusus, sekalipun sayuran tersebut Anda beli di supermarket.

4. Hindari Bermain Genangan Air
Musim hujan kerap meninggalkan genangan yang dipenuhi ribuan virus, bakteri, atau parasit, sehingga diare tak bisa dihindari lagi. Sebaiknya batasi keinginan anak atau diri Anda sendiri untuk menggunakan genangan air yang terbentuk saat musim hujan sebagai ‘fasilitas pendukung’ dalam bentuk apa pun.

5. Jaga Kebersihan Tubuh secara Menyeluruh
Untuk menurunkan risiko infeksi virus, bakteri, maupun parasit penyebab diare saat musim hujan, tindakan yang wajib Anda lakukan adalah menjaga kebersihan tubuh secara menyeluruh. Ini berarti Anda harus mandi menggunakan sabun paling tidak dua kali sehari, segera mengganti pakaian yang basah atau terciprat genangan air, serta menutup luka terbuka dengan perban saat beraktivitas di musim hujan.

6. Konsumsi Makanan Sehat
Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang merupakan langkah awal untuk membentuk daya tahan tubuh yang kuat. Dengan ini, risiko Anda untuk terkena infeksi virus, bakteri, atau parasit penyebab diare saat musim hujan menjadi semakin kecil. Pastikan makanan yang hendak Anda konsumsi sudah benar-benar matang, dan tersaji dengan cara yang higienis. (*)

Editor
: Deasy Mayasari
Publisher
: Rizal Dani